Belajar, mungkin istilah itu identik dengan sekolah dan banyak yang beranggapan itu hanya berlaku bagi mereka yang sekolah atau kuliah aja. Padahal belajar itu berlaku bagi setiap orang yang masih hidup, serius euy. Belajar itu sejak dari buaian sampai ke liang lahat. Maksudnya sejak kita masih kecil, bahkan sejak kita berada dalam kandungan ibu kita sampai kita menghembuskan nafas terakhir.
Emang di dalam perut udah bisa belajar? Bisa donk, misalnya, janin yang ada dalam perut ibu setelah pendengarannya sempurna, dia akan belajar mendengar dan mengidentifikasi suara yang didengarnya. Dia akan mengenali suara ibunya setelah dia lahir nanti karena suara itu yang paling sering dia dengar sebelumnya. Makanya bagi ibu hamil dianjurkan untuk memperdengarkan ayat suci Al Qur’an (tentu bagi seorang muslim ga hanya mendengar tapi juga membacanya) dan musik klasik untuk meningkatkan kecerdasan anak. Ada juga orang tua yang berbagi pengalaman, ketika istrinya mengandung, dia sering memperdengarkan berbagai macam bunyi untuk memperkenalkan pada si jabang bayi, dia bunyikan penggorengan, dan semacamnya, dan hasilnya setelah lahir matanya lincah dan pendengarannya pun bisa segera merespon dengan baik, dia akan segera mengenali bunyi2 yang sering dia dengar sebelum lahir. Mau mencoba? Saya lagi mencobanya nih sekarang :)
Belajar ga hanya belajar formal di sekolah atau kuliahan aja, belajar juga ga terbatas pada tempat dan waktu. Belajar bisa dimana aja dan kapan saja, ya kan…Belajar ga melulu harus membaca buku, meskipun emang kita bisa dapet banyak sekali ilmu dari buku. Dari perbincangan kita dengan teman kita juga bisa belajar. Jadi, ngobrol orang di bis ato angkot pun kita bisa belajar darinya., asalkan yang dibicarakan bermanfaat, bukan ngrumpi lho.. :)
Dengan berkunjung ke blog-blog orang lain pun kita bisa belajar, kita bisa nambah wawasan sekaligus teman. Dari situ biasanya kita juga bisa mencari peluang usaha dan berbagai peluang yang lain. Dengan mengikuti milis-milis pun kita bisa belajar banyak dari situ, asalkan milis yang kita ikuti pun bukan milis HOAX, tapi milis-milis yang bermanfaat.
Dari kehidupan sehari-hari, kita juga bisa belajar. Kita belajar dengan mengambil hikmah setiap kejadian, berusaha menjadi lebih baik dari hari ke hari. Semakin bertambah usia kita akan banyak ilmu yang bisa kita peroleh dari universitas kehidupan ini.
Bagi yang muslim, kita penting banget untuk belajar Islam dengan benar, jadi ga sekedar ngaku Islam aja, nggak beribadah dengan asal aja, tapi bagaimana supaya kita bisa hidup sesuai dengan Islam. Tentunya kita juga butuh belajar, cari banyak ilmu tentang agama. Banyak sarana belajar untuk itu. Mulai dari membaca buku-buku, cari referensi di internet atau mendatangi kajian-kajian Islam. Kalo semuanya bisa ditempuh lebih baik, sehingga kita belajarnya ga searah aja tapi bisa dua arah, ada yang ngingetin kalo salah.
So… yuk tetap belajar, everytime, everywhere…